Senin, 22 April 2013

CARA MENGATASI GLOBALISAI DI JAMAN SEKARANG


Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Pada hakikatnya globalisasi adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian di tawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.

    Globalisasi ini berlangsung di semua bidang kehidupan seperti di bidang politik, ekonomi,sos-bud, dan han-kam. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam proses globalisasi. Perkembangan teknologi yang begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.

Pengaruh dari era globalisasi di jaman sekarang dan di kalangan muda/remaja ;
Anak remaja jaman sekarang banyak yang meniru berpakaian orang lain (bangsa barat), dan bahkan sampai menggunakan pakaian yang minim-minim yang memperlihatkan bagian dalam tubuhnya. Kita boleh meniru cara berpakaian bangsa barat tersebut asalkan tidak berlebihan dan selalu ingat dengan budaya ketimuran kita.

        Di jaman sekarang  dalam teknologi kaum remaja bahkab anak-anak yang masih dibawah umur sudah dapat mengakses atau melihat  jaringan internet, untuk mengetahui bagaimana dengan budaya bangsa asing atau lainnya. Namun dengan adanya internet di salah gunakan oleh remaja dan anak-anak sekarang , salah satunya  mereka melakukan menguploud video porno atau mereka melihat video tersebut di warnet atau di komputer masing-masing yang sudah menggunakan internet.

        Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :

1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misalnya semangat    mencintai produk dalam negeri.
2. Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila dengan sebaik-baiknya.
3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya.
4. Mewujudkan supermasi hukum, menerapkan dan menegakkan hkum dalam arti sebenar-benarnya dan seadil-adilnya.
5. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi dan social buadaya bangsa.


Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.

Sekian yang saya jelaskan tentang menghadi globalisai di jaman sekarang,,, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.!!!!


Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas              : 2DB09

PERDUKUNAN


          Di jaman sekarang orang yang percaya kepada dukun kebanyakan disebabkan orang itu mempunyai keinginan yang lebih dari pada orang lain dan orang itu tidak mensyukuri apa yang dia miliki, padahal kalau orang itu mensyukuri apa yang dimilikinya orang itu tidak akan mempercayai dukun untuk bisa memenuhi keinginannya disebabkan orang itu ingin hidup lebih dari orang lain  padahal dalam menurut ajaran islam dilarang orang yang meminta sesuatu selain kepada Allah SWT.

          Orang yang telah mempercayai dukun dan seandainya kebetulan apa yang diinginkannya tercapai orang itu tidak akan bisa hidup bahagia selamanya karena secara tidak langsung orang itu telah menyekutukan Allah SWT. Seharusnya orang itu berpikir kenapa harus percaya kepada dukun padahal dukunpun manusia sama kaya kita.

       Di jaman sekarang banyak sekali orang yang telah mempercayai dukun dikarenakan orang itu keimanannya kuarang dan akhirnya dia harus mempercayai dukun untuk meminta sesuatu contohnya dia pengen punya harta yang berlimpah yaitu lebih kaya daripada orang lain hanya sekedar menuruti perintah dukun dia bisa memiliki apa yang dia inginkan dan orang itu tidak peduli apa yang dilakukannya bener atau salah bahkan orang itu berani keluar dari agamanya hanya untuk kepuasan duniawi.

          Seharusnya orang itu meminta sesuatu kepada Allah SWT, kita berasal darinya  jangan meminta sesuatu kepada dukun, kebanyakan orang yang telah mempercayai dukun dikarenakan frustasi dia telah berdo’a meminta sesuatu kepada Allah SWT tetapi apa yang dia inginkan belum juga tercapai seharusnya orang itu intropeksi diri apakah orang itu berada dalam ajaran islam hanya untuk menginginkan sesuatu saja atau hanya karena Allah SWT, kebanyakan dijaman sekarang orang yang mengaku islam hanya menginginkan sesuatu saja bukan karena Allah SWT.

            Sekian yang saya ceritakan tentang orang yang mempercayai perdukunan di jaman sekarang.

Nama              : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas              : 2DB09



Senin, 01 April 2013

MENGHAYAL


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

SAYA AKAN SEDIKIT MENGHAYAL KALAU SEANDAINYA SAYA MENJADI SEORANG PEMIMPIN DENGAN LUAS WILAYAH 2/3 AIR

Seandainya kalau saya menjadi seorang pemimpin dengan luas wilayah 2/3 air maka saya akan memanfaatkan wilayah tersebut  dengan mendirikan sebuah perusahaan yang sederhana yaitu sebuah restoran yang berada di atas air, sehingga rakyat yang tidak punya penghasilan dari bumi bisa bekerja di perusahaan ini dan saya bisa memanfaatkan ikan yang ada di dalam air untuk bahan makanan di restoran ini sehingga saya tidak perlu mengeluarkan banyak modal untuk membangun sebuah perusahaan ini.

Saya akan membuat restoran ini dengan sangat istimewa, dan saya akan memasang WIFI sehingga para pengunjung yang membeli makanan di restoran ini berhak mendapatkan password untuk menikmati internetan sambil makan, dan akan disediakan juga sebuah perahu sampan (perahu kecil)  sehingga para pengunjung yang datang kerestoran ini bisa menikmati keindahan di atas air dengan menggunakan perahu sampan.

Selanjutnya saya akan membuat bangunan kebawah untuk tempat karaoke dengan kedalaman 50m dari atas air dan dindingnya itu terbuat dari kaca sehingga  pengunjung yang mau berkaraoke bisa turun kebawah melalui tangga yang telah disediakan dan bisa menikmati keindahan di dalam air .

Mungkin cukup sekian hayalan saya bila ada kesalahan kata saya mohon maaf.

Nama : Asep Solehudin
NPM   : 31111244
Kelas  : 2DB09

TEMPAT WISATA FAVORIT SAYA

Pantai Palangpang Dan Air Terjun Cimarinjung



Pantai Palangpang merupakan salah satu potensi obyek wisata yang sering kali di kunjungi oleh saya. Di pantai ini saya dapat menyaksikan keindahan alam dan menikmati tangkapan ikan para nelayan yang dijual di tempat pelelangan ikan dengan jenis yang bervariasi. Pantai palangpang ini yang berjarak  ± 4km dari rumah saya.
Suasana alam pantai yang memiliki keindahan tersendiri karena di pantai ini vegetasi alam sangat mendukung, air laut cukup jernih dan hembusan angin tidak terlalu besar, gelombang laut yang bersahabat membuat saya di pantai ini merasa nyaman. Saya pernah menyebrang  ke salah satu pulau  yang penduduk setempat meyebutnya dengan nama Pulau Mandra, di pulau mandra ini saya menikmati suasana laut yang sesungguhnya dengan demuran ombak menghantam karangnya sangat besar karena arahnya langsung menuju laut lepas, pulau ini memang sangat kecil dan tidak ada penghuninya, dan saya bersama teman-teman menghabiskan waktu di pulau ini, dan  disebelah utaranya itu ada pasir putih yang masih jarang dikunjungi. Dan di pasir putih ini saya duduk di bawah pohon kelapa  bersama teman-teman sambil menunggu datangnya sunset dan saya sangat merasakan kenikmatan angin laut di sore hari.
Dan tidak jauh Dari Pasir putih   terdapat obyek wisata air terjun, penduduk setempat menyebutnya Curug Cimarinjung, dan saya sering kali berkunjung ke air terjun ini dengan berjalan kaki melewati pematang sawah dan jalan setapak di sepanjang saluran Irigasi Cimarinjung, pada saat saya berada disaluran irigrasi  pemandangan pantai palangpang sudah terlihat sangat indah begitu saya sudah sampai ke air terjunnya semua pemandangan mulai dari air terjun, sungai, pohon kelapa, sampai pantai pasir putih sudah terlihat dengan indah, dan air terjun ini tidak kalah indahnya dengan panorama pegunungan di sekitarnya dan ini merupakan salah satu tempat wisata favorit saya.
Sekian cerita wisata favorit saya di pantai palangpang bila ada kesalahan kata saya mohon maaf.

Nama    : Asep Solehudin
NPM      : 31111244
Kelas     : 2DB09



MAKANAN FAVORIT



RESEP MAKANAN NASI GORENG SEDERHANA

·         Minyak Sayur (secukupnya)
·         Garam (secukupnya)
·         Sasa (secukupnya)
·         ½ Merica Bubuk
·         Kecap Manis (secukupnya)
·         3 Siung Bawang Putih, cincang halus
·         2 Lembar bawang Daun
·         300 gr Nasi Putih
·         1 Butir Telor
·         3 Buah bakso ikan, iris tipis
·         1 Buah mentimun, iris tipis
·         Krupuk secukupnya

Nama    : Asep Solehudin
NPM      : 31111244
Kelas     : 2DB09


Senin, 18 Maret 2013

PETA INDONESIA


SEJARAH PULAU BALI

Penghuni pertama pulau Bali diperkirakan datang pada 3000-2500 SM yang bermigrasi dari Asia.[3] Peninggalan peralatan batu dari masa tersebut ditemukan di desa Cekik yang terletak di bagian barat pulau.[4] Zaman prasejarah kemudian berakhir dengan datangnya ajaran Hindu dan tulisan Sansekerta dari India pada 100 SM.[rujukan?]
Kebudayaan Bali kemudian mendapat pengaruh kuat kebudayaan India, yang prosesnya semakin cepat setelah abad ke-1 Masehi. Nama Balidwipa (pulau Bali) mulai ditemukan di berbagai prasasti, diantaranya Prasasti Blanjong yang dikeluarkan oleh Sri Kesari Warmadewa pada 913 M dan menyebutkan kata Walidwipa. Diperkirakan sekitar masa inilah sistem irigasi subak untuk penanaman padi mulai dikembangkan. Beberapa tradisi keagamaan dan budaya juga mulai berkembang pada masa itu. Kerajaan Majapahit(12931500 AD) yang beragama Hindu dan berpusat di pulau Jawa, pernah mendirikan kerajaan bawahan di Bali sekitar tahun 1343 M. Saat itu hampir seluruh nusantaraberagama Hindu, namun seiring datangnya Islam berdirilah kerajaan-kerajaan Islam di nusantara yang antara lain menyebabkan keruntuhan Majapahit. Banyak bangsawan, pendeta, artis, dan masyarakat Hindu lainnya yang ketika itu menyingkir dari Pulau Jawa ke Bali.
Orang Eropa yang pertama kali menemukan Bali ialah Cornelis de Houtman dari Belandapada 1597, meskipun sebuah kapal Portugis sebelumnya pernah terdampar dekat tanjung Bukit, Jimbaran, pada 1585. Belanda lewat VOC pun mulai melaksanakan penjajahannya di tanah Bali, akan tetapi terus mendapat perlawanan sehingga sampai akhir kekuasaannya posisi mereka di Bali tidaklah sekokoh posisi mereka di Jawa atau Maluku. Bermula dari wilayah utara Bali, semenjak 1840-an kehadiran Belanda telah menjadi permanen, yang awalnya dilakukan dengan mengadu-domba berbagai penguasa Bali yang saling tidak mempercayai satu sama lain. Belanda melakukan serangan besar lewat laut dan darat terhadap daerah Sanur, dan disusul dengan daerah Denpasar. Pihak Bali yang kalah dalam jumlah maupun persenjataan tidak ingin mengalami malu karena menyerah, sehingga menyebabkan terjadinya perang sampai mati atau puputan, yang melibatkan seluruh rakyat baik pria maupun wanita termasuk rajanya. Diperkirakan sebanyak 4.000 orang tewas dalam peristiwa tersebut, meskipun Belanda telah memerintahkan mereka untuk menyerah. Selanjutnya, para gubernur Belanda yang memerintah hanya sedikit saja memberikan pengaruhnya di pulau ini, sehingga pengendalian lokal terhadap agama dan budaya umumnya tidak berubah.
Jepang menduduki Bali selama Perang Dunia II, dan saat itu seorang perwira militer bernama I Gusti Ngurah Rai membentuk pasukan Bali ‘pejuang kemerdekaan’. Menyusul menyerahnya Jepang di Pasifik pada bulan Agustus 1945, Belanda segera kembali ke Indonesia (termasuk Bali) untuk menegakkan kembali pemerintahan kolonialnya layaknya keadaan sebelum perang. Hal ini ditentang oleh pasukan perlawanan Bali yang saat itu menggunakan senjata Jepang.
Pada 20 November 1940, pecahlah pertempuran Puputan Margarana yang terjadi di desa Marga, Kabupaten Tabanan, Bali tengah. Kolonel I Gusti Ngurah Rai, yang berusia 29 tahun, memimpin tentaranya dari wilayah timur Bali untuk melakukan serangan sampai mati pada pasukan Belanda yang bersenjata lengkap. Seluruh anggota batalion Bali tersebut tewas semuanya, dan menjadikannya sebagai perlawanan militer Bali yang terakhir.
Pada tahun 1946 Belanda menjadikan Bali sebagai salah satu dari 13 wilayah bagian dariNegara Indonesia Timur yang baru diproklamasikan, yaitu sebagai salah satu negara saingan bagi Republik Indonesia yang diproklamasikan dan dikepalai oleh Sukarno danHatta. Bali kemudian juga dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 29 Desember 1949. Tahun 1950, secara resmi Bali meninggalkan perserikatannya dengan Belanda dan secara hukum menjadi sebuah propinsi dari Republik Indonesia.
Letusan Gunung Agung yang terjadi di tahun 1963, sempat mengguncangkan perekonomian rakyat dan menyebabkan banyak penduduk Bali bertransmigrasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.
Tahun 1965, seiring dengan gagalnya kudeta oleh G30S terhadap pemerintah nasional di Jakarta, di Bali dan banyak daerah lainnya terjadilah penumpasan terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia. Di Bali, diperkirakan lebih dari 100.000 orang terbunuh atau hilang. Meskipun demikian, kejadian-kejadian di masa awal Orde Barutersebut sampai dengan saat ini belum berhasil diungkapkan secara hukum.[5]
Serangan teroris telah terjadi pada 12 Oktober 2002, berupa serangan Bom Bali 2002 di kawasan pariwisata Pantai Kuta, menyebabkan sebanyak 202 orang tewas dan 209 orang lainnya cedera. Serangan Bom Bali 2005 juga terjadi tiga tahun kemudian di Kuta dan pantai Jimbaran. Kejadian-kejadian tersebut mendapat liputan internasional yang luas karena sebagian besar korbannya adalah wisatawan asing, dan menyebabkan industri pariwisata Bali menghadapi tantangan berat beberapa tahun terakhir ini.
sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Bali
Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas              : 2DB09


 
Editing by Nubito Hacker