Senin, 23 September 2013

JELASKAN PENGERTIAN DAN TUJUAN DARI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

1. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

          Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Pengertian Sistem Informasi menurut para ahli

Menurut Bodnar dan Hopwood (2006), yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf menyatakan bahwa, “Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya ke dalam informasi, informasi tersebut dikomunikasikan kepada para pembuat keputusan.”

Menurut Barry E. Cushing yang dikutip dan dialih bahasakan oleh La Midjan & Azhar Susanto (2003) mengatakan bahwa, “Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data.”

Menurut Nugroho Wdjajanto (2001) menyatakan bahwa : “Sistem informasi akuntansi adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen.”

Menurut La Midjan dan Azhar Susanto (2001) menyatakan bahwa: “Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem pengolahan data akuntansi yang merupakan koordinasi dari manusia, alat dan metode yang berinteraksi secara harmonis dalam suatu wadah organisasi yang terstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan dan informasi akuntansi manajemen yang berstruktur pula.”

Sedangkan menurut Romney&Steinbart (2000) Sistem informasi akuntansi adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi.

2. Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

 Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997). Mendefinisikan sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.


SUMBER :
Bodnar, Goerge H. dan William S. Hopwood. 2006. Sistem Informasi Akuntansi, Edisi 9. Yogyakarta : ANDI.
La Midjan, dan Azhar Susanto. 2000. Sistem Informasi Akuntansi 1, Edisi Keenam : Lembaga Informasi Akuntansi.
Narko. 2007. Sistem Akuntansi, Edisi Kelima. Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusantara.
Nugroho Widjajanto. 2001. Sistem Informasi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti : Erlangga.
Romney, Marshall B., Stembart, Paul John. Accounting Information System (8th ed.). New Jersey : Prentice Hall. 2000.
Referensi :

NAMA             : ASEP SOLEHUDIN
NPM                : 31111244

KELAS           : 3DB09

Rabu, 10 Juli 2013

TUGAS PEMROGRAMAN BERBASIS WEB

Input:
<?php
$host="localhost";
   $user="root";
   $pass="";
   $db="tugas";
   $sambung=mysql_connect($host,$user,$pass);
   mysql_select_db($db,$sambung);
?>
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>Untitled Document</title>
</head>
<style type: "text/css">
#wrapper {
            width:800px;
            height: auto;
            margin-left:auto;
            margin-right: auto;
            padding: 25px;         
}

table {
            margin-left: auto;
            margin-right: auto;  
}

</style>
<body>
<div id="wrapper">

<center>FORUM SISWA</center>
<p>&nbsp;</p>
<?php
if($_POST['doSimpan'] == 'Simpan')
{
$nm_lgkp=$_POST['nm_lgkp'];
$nm_pgl=$_POST['nm_pgl'];
$kelas=$_POST['kelas'];
$alamat=$_POST['alamat'];
$agama=$_POST['agama'];
$j_kel=$_POST['j_kel'];
$hobi=$_POST['hobi'];
if(empty($err)) {
$sql_insert = "INSERT into `tb_tugas`
  (nm_lgkp,nm_pgl,kelas,alamat,agama,j_kel,hobi) values  ('$nm_lgkp','$nm_pgl','$kelas','$alamat','$agama','$j_kel','$hobi')";
                       
mysql_query($sql_insert) or die("Insertion Failed:" . mysql_error());
echo "<div align='center'><strong><font color=red size=5>Data berhasil disimpan</font></strong></div>";
}
}
?>
<form method="post" action="tugas_2.php">
<table>

<?php 
            if(!empty($err))  {
    echo "<div class=\"msg\">";
    foreach ($err as $e) {
    echo "* $e <br>";
            }
    echo "</div>";       
           }
?>
<tr>
<td>
  Nama lengkap :</td><td>  <input type="text" name="nm_lgkp" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;" />
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Nama Panggilan :</td><td>  <input type="text" name="nm_pgl" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;" />
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Kelas :</td><td>  <input type="text" name="kelas" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;" />
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Alamat :</td><td>  <textarea name="alamat" id="textarea" cols="45" rows="5" style="border: #ccc 1px solid;"></textarea>
</td>
</tr>
<tr>
<td>Agama :</td><td>
<select name="agama" id="select" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;">
<option>Islam</option>
<option>Kristen</option>
<option>Hindu</option>
<option>Budha</option>
</select>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
Jenis kelamin :</td><td>
  <input type="radio" name="j_kel" value="Laki" />Laki-laki
  <input type="radio" name="j_kel" value="Perempuan" />Perempuan
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Hobi :</td><td>
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="Futsal" /> Futsal
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="Game" /> Game
  <p></p>
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="Berenang" /> Berenang
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="browsing" /> Browsing
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<input name="doSimpan" type="submit" id="doSimpan" value="Simpan" style="width:125px; height:30px; text-align:center; background:#06F; color:#fff;" />
</td>
<td></td>
</tr>
</table>
</form>
<p>&nbsp;</p>

<table style="margin-left:0px; margin-top:50px;">
<tr>
<th>Nama lengkap</th>
<th>Nama Panggilan</th>
<th>Kelas</th>
<th>Alamat</th>
<th>Agama</th>
<th>Jenis kelamin</th>
<th>Hobi</th>
<th>aksi</th>
</tr>
<?php
$query = "select * from tb_tugas order by id desc limit 10";
$hasil = mysql_query($query, $sambung) or die(mysql_error());
//$no = 0;
while ($buff = mysql_fetch_array($hasil)){
//$no++;
?>
<tr>
<td><?php echo $buff['nm_lgkp']; ?></td>
<td><?php echo $buff['nm_pgl']; ?></td>
<td><?php echo $buff['kelas']; ?></td>
<td><?php echo $buff['alamat']; ?></td>
<td><?php echo $buff['agama']; ?></td>
<td><?php echo $buff['j_kel']; ?></td>
<td><?php echo $buff['hobi']; ?></td>
<td><a href="delete.php?id=<?php echo $buff['id']; ?>" onclick="return confirm('Apakah anda
yakin?')">Delete</a></td>
</tr>
<?php
};
mysql_close($sambung);
?>
</table>
</form>
</div>
</body>

</html>

Output:

Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas             : 2DB09

Sabtu, 15 Juni 2013

BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) dan Kenaikan Harga BBM

Pemberian dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi pilihan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mengundang pertanyaan. Jangan-jangan kebijakan BLSM hanya kebijakan untuk menggembirakan rakyat miskin yang bersifat sementara waktu karena kenaikan harga BBM berdampak pada melambungnya harga kebutuhan pokok dan harga barang-barang lainnya serta tarif angkutan dan sebagainya.

Bahkan, selain mengucurkan BLSM, pemerintah juga menyiapkan program lain, seperti bantuan siswa miskin (BSM), beras bagi masyarakat miskin, dan pemberian kupon transportasi bagi masyarakat miskin. Menurut pemerintah, harga minyak dunia terus melambung dan hingga sekarang sudah menyentuh level 115 dolar AS per barel, sementara alokasi dana subsidi BBM di tahun 2011 saja sempat mencapai Rp165,2 triliun. Ini membuat pemerintah tekor sehingga pemerintah seperti dihadapkan pada "dilema" dalam mengatur APBN. Anehnya, setiap kali pemerintah berencana menaikkan harga BBM, pemicunya sama, harga minyak dunia melonjak tinggi dan kas negara tekor. Atau, APBN itu terpaksa ditambal akibat perhitungan yang meleset jauh dari kalkulasi. Pemerintah seperti tidak bisa berkutik dan tidak mencari alternatif lain.

Lagi-lagi, pemerintah memilih cara yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya ketika harga minyak dunia naik dan APBN dikatakan jebol, yaitu dengan menaikkan harga BBM bersubsidi. Di balik kebijakan itu, pemerintah beralih, jika BBM harus disubsidi, bantuan itu tidak tepat sasaran lantaran tidak dinikmati oleh rakyat kecil, melainkan dinikmati orang kaya yang sebenarnya tidak layak untuk menerima subsidi BBM. Intinya, pemerintah tidak akan menghadapi masalah "pelik" sehingga terpaksa menaikkan harga BBM jika saja APBN tidak jebol.

Padahal pilihan dengan menaikkan harga BBM itu harus dibayar mahal. Harga kebutuhan pokok akan ikut naik bahkan sebelum kenaikan harga BBM, harga kebutuhan pokok pun lebih dulu naik. Pada sisi lain, jika kebijakan menaikkan harga BBM itu atas alasan kenaikan minyak dunia yang menyebabkan APBN jebol, artinya pemerintah kurang jeli mengelola atau memanajemen APBN. Namun, yang menjadi sengsara justru rakyat. Dengan kata lain, rakyat dijadikan tumbal atau lebih tepatnya korban. Padahal, rakyat kecil telah mengamanahkan pengelolaan ABPN pada pemerintah.


Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244

Kelas             : 2DB09

Selasa, 28 Mei 2013

PENGALAMAN TERINDAH MENGGUNAKAN ALAT TRANSPORTASI PRIBADI


         Pada hari selasa tanggal 5 Maret 2011 saya sama teman-teman merencanakan mau liburan kesebuah tempat yaitu kota pelabuhan ratu pantai cisolok, dari hari rabunya tanggal 6 Maret saya dan teman-teman mulai menabung sampai hari jum’at tanggal 1 April 2011 .Pada hari sabtunya tanggal 2 April 2011 jam 8 pagi saya dan teman-teman saya 3 orang berangkat dari rumah  menuju pelabuhan ratu menggunakan motor pribadi masing sebagai alat transportasi kemudian saya dan temen-temen sampai pelabuhan ratu dengan selamat jam 11.30 langsung cari tempat istirahat karena perjalanan selama 3 jam lebih saya dan temen-temen tidak pernah berhenti, pas saya lagi istirahat ketemu temen saya waktu sekolah SMK di sukabumi 5 orang dia ngajakin ke puncak bogor.

            Akhirnya saya dan teman-teman saya yang berangkat dari rumah 3 orang tidak jadi ke pantai jadinya ke puncak, saya dan teman-teman berangkat dari pelabuhan ratu jam 13.00, tiba-tiba diperjalanan teman saya menabrak sebuah angkot dan motornya yang dikendarai temen saya itu lampunya pecah untungnya teman saya tidak apa-apa dan saya sama teman saya 8 orang meminta ganti rugi kepada supir angkot dan supir angkotnya tanggung jawab kata supir angkotnya bilang, apa motor ini mau saya  bawa ke bengkel atau saya bayar 50 ribu saja sekarang, kata temen saya bayar 50 ribu saja sekarang biar saya yang bawa ke bengkel akhirnya saya sama teman-teman  cari bengkel ketemu tapi orang bengkelnya itu sibuk benerin motor, kata saya bang ini motor temen saya bisa dibenerin sekarang gak? Kata orang bengkelnya gak bisa soalnya yang lain juga pada ngantri kalau mau nunggu aja kata temen saya iya nunggua aja bang daripada nanti ditilang sama polisi lebih repot urusannya sambil nungguin motor di bengkel saya sama temen-temen cari makan kemudian selesai makan saya sama temen-temen kebengkel lagi ternyata motor itu sudah selesai di benerin. Akhirnya saya dan teman-teman melanjutkan perjalanan menuju puncak melewati kota cianjur kemudian saya sampai di puncak jam 19.00. saya dan teman-teman langsung mencari tempat penginapan yang ada tempat makannya akhirnya ketemu dan semuanya bisa istirahat sambil makan dan menikmati dinginnya puncak, sudah selesai makan saya sama temen-temen tidur karena perjalanan ± 80 km itu cukup lumaya jauh apalagi yang membawa motor.

       Kemudian saya dan teman-teman bangun jam 7 pagi, kata saya tadinya yang mau dinikmatin suasan panatai tetapi sekarang yang dinikmatin dinginnya puncak soalnya dari rumah rencananya mau ke pantai tapi ini liburan sangat menyenangkan  bagi saya walaupun niatnya enggak ke puncak tidak lama kemudian saya dan teman-teman mencari makan, sudah selesai makan saya dan temen-temen  main-main di puncak dan nikmatin liburan selama 2 hari 2 malam kemudian sorenya itu kembali lagi ke tempat penginapan terus makan selesai makan istirahat sambil menikmati dinginnya puncak di sore hari tidak terasa tiba-tiba sudah maghrib kemudian malemnya itu sekitar jam 8 malam saya dan temen-temen jalan-jalan lagi menggunakan motor karena pengen tau suasana malam di puncak seperti apa soalnya malam pertama tidak bisa jalan-jalan karena semuanya pada istirahat kemudian saya dan teman-teman berhenti di pinggir jalan ternyata suasana malam di puncak itu sangat dingin  sekali karena saya baru pertama kalinya ke puncak waktu itu kemudian saya dan teman-teman kembali lagi ke tempat penginapan, sampai tempat penginapan saya dan teman-teman langsung tidur kemudian pagi-paginya itu saya dan teman-teman bangun terus makan selesai makan saya dan temen-temen main lagi di puncak sampai jam 11 siang kemudian kembali lagi ketempat penginapan terus beres-beres udah selesai saya dan temen-temen  pulang kemudian sampai di pelabuhan ratu dengan selamat lalu saya istirahat dulu sebentar di rumah temen saya kemudian saya melanjutkan lagi untuk pulang ke rumah saya bersama temen saya 3 orang kemudian saya dan temen-temen samapai di rumah jam 6 sore dengan selamat.

        Ini cerita liburan saya dan temen-temen saya menggunakan kendaraan pribadi masing-masing dan liburan ini tidak pernah terlupakan samapai sekarang. Terima kasih banyak kepada: Hamid, Sahil, Khoer dan tidak lupa kepada: Ari, Rohmat, Deri, Galih dan surya yang telah mengajak saya liburan ke puncak.

Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas              : 2DB09

PEMAPARAN DAN STRATEGI CARA MENINGKATKAN KETAHANAN NASIONAL YANG DINAMIS

         Indonesia adalah negara yang kaya dengan sumber daya alam nya, Indonesia sangat di incar kekayaannya oleh Negara-negara lain oleh karena itu Indonesia harus memperkuat kesatuan dan persatuan agar negara Indonesia tetap kaya dan merdeka.Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadang-kadang membahayakan keselamatannya. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut, bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan, keuletan, dan daya tahan yang dinamakan ketahanannasional.

       Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keutuhan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala maca bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.

        Untuk menjamin identitas, integritas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila, UUD 45 dan Wawasan Nusantara.

Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsep ketahanan nasional, sebagai berikut :

1. Ketahanan Nasional sebagai kondisi
Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi.

2. Ketahanan Nasional sebagai sebuah pendekatan, metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara.
Sebagai suatu pendekatan, Ketahanan Nasional menggambarkan pendekatan yang integral. Integral dalam artian pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek/isi, baik pada saat membangun pemecahan masalah kehidupan.

3. Ketahanan Nasional sebagai doktrin
Ketahanan Nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yangberupa ajaran konseptual tentang pengaturan dalam penyelenggaraan bernegara.
Dapat disimpulkan, Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.

Ketahanan Nasioanal memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas – asasnya, yaitu:

1. Mandiri
Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan, yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah, dengan tumpuan pada identitas, integritas dan kepribadian bangsa. Kemandirian (idenpendency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (interdependent).

2. Dinamis
Ketahanan Nasional tidaklah tetap. Ia dapat meningkat atau menurun, tergantung pada situasi dan kondisi bangsa, Negara serta lingkungan strategisnya. Hal ini sesuai dengan hakikat bahwa segala sesuatu di dunia ini senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa berubah pula. Karena itu, upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.

3. Wibawa
Keberhasioan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara lanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan keseimbangan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. Semakin tinggi tingkat Ketahanan Nasional Indonesia semakin tinggi pula nilai kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia.

4. Konsultasi dan Kerjasama
Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan, moral dan kepribadian bangsa.

Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut :

a). Kedudukan :
ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan, wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional.

b). Fungsi :
Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter – regional (wilayah), inter – sektoral maupun multi disiplin. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral). Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi, maka akan timbul pemborosan waktu, tenaga dan sarana, yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program.

Sumber referensi :

Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas              : 2DB09

Senin, 22 April 2013

“TOKOH WAYANG FAVORIT SAYA”


Petruk adalah tokoh punakawan dalam pewayangan Jawa, di pihak keturunan/trah Witaradya. Petruk tidak disebutkan dalam kitab Mahabarata. Jadi jelas bahwa kehadirannya dalam dunia pewayangan merupakan gubahan asli Jawa.

Masa lalu

Menurut pedalangan, ia adalah anak pendeta raksasa di pertapaan dan bertempat di dalam laut bernama Begawan Salantara. Sebelumnya ia bernama Bambang Pecruk Panyukilan. Ia gemar bersenda gurau, baik dengan ucapan maupun tingkah laku dan senang berkelahi. Ia seorang yang pilih tanding/sakti di tempat kediamannya dan daerah sekitarnya. Oleh karena itu ia ingin berkelana guna menguji kekuatan dan kesaktiannya. Di tengah jalan ia bertemu dengan Bambang Sukodadi dari pertapaan Bluluktiba yang pergi dari padepokannya di atas bukit, untuk mencoba kekebalannya. Karena mempunyai maksud yang sama, maka terjadilah perang tanding. Mereka berkelahi sangat lama, berhantam, bergumul, tarik-menarik, tendang-menendang, injak-menginjak, hingga tubuhnya menjadi cacat dan berubah sama sekali dari wujud aslinya yang tampan. Perkelahian ini kemudian dipisahkan oleh Smarasanta (Semar) dan Bagong yang mengiringi Batara Ismaya. Mereka diberi fatwa dan nasihat sehingga akhirnya keduanya menyerahkan diri dan berguru kepada Smara/Semar dan mengabdi kepada Sanghyang Ismaya. Demikianlah peristiwa tersebut diceritakan dalam lakon Batara Ismaya Krama. Karena perubahan wujud tersebut masing-masing kemudian berganti nama. Bambang Pecruk Panyukilan menjadi Petruk, sedangkan Bambang Sukodadi menjadi Gareng.

Istri dan keturunan

Petruk mempuyai istri bernama Dewi Ambarawati, putri Prabu Ambarasraya, raja Negara Pandansurat yang didapatnya melalui perang tanding. Para pelamarnya antara lain: Kalagumarang dan Prabu Kalawahana raja raksasa di Guwaseluman. Petruk harus menghadapi mereka dengan perang tanding dan akhirnya ia dapat mengalahkan mereka dan keluar sebagai pemenang. Dewi Ambarawati kemudian diboyong ke Girisarangan dan Resi Pariknan yang memangku perkawinannya. Dalam perkawinan ini mereka mempunyai anak lelaki dan diberi nama Lengkungkusuma.

Petruk dalam Lakon Pewayangan

Oleh karena Petruk merupakan tokoh pelawak/dagelan (Jawa), kemudian oleh seorang dalang diubah suatu lakon khusus yang penuh dengan lelucon-lelucon dan kemudian diikuti dalang-dalang lainnya, sehingga terdapat banyak sekali lakon-lakon yang menceritakan kisah-kisah Petruk yang menggelikan, contohnya lakon Petruk Ilang Pethele menceritakan pada waktu Petruk kehilangan kapak/pethel-nya.
Dalam kisah Ambangan Candi Spataharga/Saptaraga, Dewi Mustakaweni, putri dari negara Imantaka, berhasil mencuri pusaka Jamus Kalimasada dengan jalan menyamar sebagai kerabat Pandawa (Gatotkaca), sehingga dengan mudah ia dapat membawa lari pusaka tersebut. Kalimasada kemudan menjadi bahan perebutan antara kedua negara itu. Di dalam kekeruhan dan kekacauan yang timbul tersebut, Petruk mengambil kesempatan menyembunyikan Kalimasada, sehingga karena kekuatan dan pengaruhnya yang ampuh, Petruk dapat menjadi raja menduduki singgasana kerajaan Lojitengara dan bergelar Prabu Welgeduwelbeh (Wel Edel Bey). Lakon ini terkenal dengan judul Petruk Dadi Ratu. Prabu Welgeduwelbeh/Petruk dengan kesaktiannya dapat membuka rahasia Prabu Pandupragola, raja negara Tracanggribig, yang tiada lain adalah kakaknya sendiri, yaitu Nala Gareng. Dan sebaliknya Bagong-lah yang menurunkan Prabu Welgeduwelbeh dari tahta kerajaan Lojitengara dan badar/terbongkar rahasianya menjadi Petruk kembali. Kalimasada kemudian kembali kepada Pandawa.

Hubungan dengan Punakawan

Petruk dan panakawan yang lain (Semar, Gareng dan Bagong) selalu hidup di dalam suasana kerukunan sebagai satu keluarga. Bila tidak ada kepentingan yang istimewa, mereka tidak pernah berpisah satu sama lain. Mengenai panakawan, panakawan berarti ”kawan yang menyaksikan” atau pengiring. Saksi dianggap sah, apabila terdiri dari dua orang, yang terbaik apabila saksi tersebut terdiri dari orang-orang yang bukan sekeluarga. Sebagai saksi seseorang harus dekat dan mengetahui sesuatu yang harus disaksikannya. Di dalam pedalangan, saksi atau panakawan itu memang hanya terdiri dari dua orang, yaitu Semar dan Bagong bagi trah Witaradya.
Sebelum Sanghyang Ismaya menjelma dalam diri cucunya yang bernama Smarasanta (Semar), kecuali Semar dengan Bagong yang tercipta dari bayangannya, mereka kemudian mendapatkan Gareng/Bambang Sukodadi dan Petruk/Bambang Panyukilan. Setelah Batara Ismaya menjelma kepada Janggan Smarasanta (menjadi Semar), maka Gareng dan Petruk tetap menggabungkan diri kepada Semar dan Bagong. Disinilah saat mulai adanya panakawan yang terdiri dari empat orang dan kemudian mendapat sebutan dengan nama ”parepat/prepat”.


Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas              : 2DB09




 
Editing by Nubito Hacker