Sabtu, 02 November 2013

PENGGUNAAN TEKNIK-TEKNIK SISTEM :

Ø Dalam Auditing
      Lazimnya, audit dibagi menjadi dua komponen dasar. Komponen pertama biasanya disebut Audit Interim. Audit interim bertujuan untuk menaksir seberapa jauh struktur pengendalian internal suatu organisasi.
Komponen audit yang kedua adalah Audit Laporan Keuangan. Audit laporan keuangan melibatkan pengujian substantif. Pengujian subtantif merupakan verifikasi angka dalam laporan keuangan secara langsung.
·         Evaluasi Pengendalian Internal
Auditor membutuhkan teknik untuk memecah tugas antar personel atau departemen. Flowchart analistis, flowchart dokumen, dan diagram distribusi formulir dapat digunakan oleh auditor untuk menganalisis distribusi dokumen dan disajikan dalam bentuk kolom-kolom untuk mengelompokan peran pemrosesan yang dijalankan oleh setiap entitas.
·         Pengujian Kepatuhan
Seorang auditor menjalankan pengujian kepatuhan untuk mengkonfirmasi eksistensi, menilai efektivitas dan mengecek pelaksanaan pengendalian internal. Oleh karena itu, auditor perlu memahami teknik sistem yang biasanya digunakan untuk mendokumentasikan sistem informasi seperti input proses output, diagram hierarki, flowchart program, diagram alur data logika, table keputusan, dan metode matriks.
·         Kertas Kerja
Kertas Kerja merupakan catatan mengenai prosedur dan penyajian yang dilakukan dalam proses audit, informasi yang diperoleh dalam pelaksanaan audit, dan simpulan yang ditarik dari hasil audit. Kertas kerja ini dibuat dan disimpan oleh auditor.
Ø Dalam Pengembangan Sistem
Proyek pengembangan sistem biasanya terdiri dari tiga fase yaitu analisis sistem, desain sistem, dan implementasi sistem. Personel pengembangan sistem mencakup analisis sistem,perancangan sistem,dan programer.
Implementasi sistem mencakup pengujian solusi sebelum implementasi, dokumentasi solusi, serta tinjauan terhadap sistem pada saat sistem mulai dioperasikan untuk memastikan bahwa sistem yang dirancang berfungsi sebagaimana mestinya.
·         Analisis Sistem
Tanggung jawab analisis sistem mencakup pencarian fakta dengan menggunakan teknik wawancara, kuesioner, review dokumen, dan observasi.
·         Desain Sistem
Desain sistem melibatkan penyusunan sistem secara lengkap dan utuh. Sebagaimana seniman membutuhkan alat khusus untuk dapat menggambar, desainer juga membutuhkan alat untuk membantu mendesain proses, alat tersebut dapat berupa matriks input/output, flowchart sistem dan diagram alur data.
·         Implementasi Sistem
Implementasi sistem merupakan penerapan desain yang telah dibuat. aktivitas  yang biasanya mencakup dalam implementasi adalah pemilihan dan pelatihan personel, pemasangan peralatan komputer dan infrastruktur, mendesain sistem secara detail, penulisan dan pengujian program computer, pengujian sistem, pembuatan standar, dokumentasi dan konversi file dari sistem lama ke sistem baru.
Nama : Asep Solehudin
NPM   : 31111244
Kelas  : 3DB09

JELASKAN PENGERTIAN DARI TEKNIK DAN DOKUMENTASI SISTEM

Teknik-teknik sistem adalah :

Teknik sistem merupakan alat yang digunakan untuk menganalisa, merancang, dan mendokumentasikan sistem dan hubungan antara subsistem yang berkaitan. Teknik-teknik ini umumnya bersifat grafikal (piktoral). Suatu kegiatan pengujian dilakukan untuk meyakinkan bahwa mekanisme kontrol organisasi berfungsi dengan baik dan memastikan bahwa tidak diperlukan pengawasan (kontrol) tambahan.


Teknik Dokumentasi Sistem:

Ada beberapa alasan mengapa sistem perlu didokumentasikan:
1.  Untuk merancang atau membuat sebuah sistem. Dokumentasi sistem berguna sebagai media diskusi dan komunikasi antar perancang, analis, maupun programer. 
2.  Selain itu, dokumentasi juga berguna untuk mengevaluasi kelemahan dan keunggulan sebuah sistem maupun pengendalian dalam sebuah sistem. Pihak yang berkepentingan dengan evaluasi sistem adalah (1) analis sistem (pada saat si analis sedang menegvaluasi sistem lama yang sudah berjalan) dan (2) auditor (baik auditor internal maupun auditor eksternal). Auditor laporan keuangan hanya dapat melakukan audit jika data laporan keuangan sebuah perusahaan dapat dipercaya (yang berarti dihasilkan dari sistem informasi akuntansi yang memang andal).
3.  Dokumentasi sistem juga berguna bagi mereka ynng sedang mempelajari prosedur dalam sebuah perusahaan. Dokumentasi sistem dapat menjadi media pelatihan karyawan baru.

Yang paling banyak ragamnya adalah teknik untuk mendokumentasikan proses. Berikut adalah sebagian dari teknik untuk dokumentasi proses.

1. Flowcahart.program. Flowchart program biasa dibuat oleh programer untuk               menggambarkan alur kode program.
2.  Flowchart sistem. Flowchart sistem biasa dibuat oleh orang akuntansi untuk                       menggambarkan sistem operasi dan prosedur dalam sebuah perusahaan. Dalam flowchart ssitem akan terlihat pembagian tugas dan wewenang antar departemen dalam perusahaan. Flowchart sistem ini berguna untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian internal dalam sebuah perusahaan.
3. Data Flow Diagram. Data flow diagram dibuat untuk menganalisis proses bisnis sebuah organisasi. Data Flow Diagram berguna untuk menggambarkan proses tidak perduli apakah proses tersebut akan dijalankan secara manual atau dengan bantuan komputer.  
4.  Use Case. 

                http://satriyoyonathan.blogspot.com/2012/10/materi-2-teknik-
                dokumentasi-sistem.html

Nama : Asep Solehudin
NPM   : 31111244
Kelas  : 3DB09

Senin, 23 September 2013

JELASKAN KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI SOAL N0. 2

1.  kelebihan dari masing masing software/aplikasi tersebut?

     Kelebihan:

- MYOB Accounting = Lebih banyak dipakai diperusahaan atau para akuntan di seluruh dunia.
- Microsoft Excel = Memiliki banyak proses aritmatika perhitungan yang lebih kompleks dan         banyak.                            
- Bee Accounting = Biaya penggunaan dan penginstallasian lebih murah.
- Mass Accounting = Manajemen Efisiensi pada pemakaian software lebih baik dari yang lain.
- Krisshand GL = Multi User dan Simple dalam penggunaan.


2. kekurangan dari masing masing software/aplikasi tersebut?

     Kekurangan:

- MYOB Accounting = Tidak ada Backup Data secara otomatis.
- Microsoft Excel = Pembuatan Tabel data / akuntansi tidak boleh lebih dari 10 MB / dibatasi
- Bee Accounting = Cenderung rumit dalam pengaplikasian dan penggunaan.
- Mass Accounting = Konsolidasi data atau transfer data sering mengalami gangguan.
- Krisshand GL = Terlalu simpel sehingga fitur pengolahan akuntansi banyak yang dikurangi
                             



NAMA             : ASEP SOLEHUDIN
NPM               : 31111244

KELAS           : 3DB09

SEBUTKAN DAN JELASKAN MINIMAL 3 APLIKASI PENGOLAH AKUNTANSI (DI BIDANG AKUNTANSI)

-   MYOB Acounting

            MYOB Accounting adalah sebuah software akuntansi yang diperuntukkan bagi usaha kecil menengah ( UKM ) yang dibuat secara terpadu (integrated software ). Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 15 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, labarugi dan sebagainya.

-   Microsoft Excel

            Pengertian Microsoft excel adalah Program aplikasi pada Microsoft Office yang digunakan dalam pengolahan angka (Aritmatika). Program ini sering digunakan oleh para akuntan untuk menuliskan atau mencatat pengeluaran dan pemasukan didalam perusahaan atau suatu lembaga maupun instansi-instansi kecil.

-   Bee Accounting

            Bee Accounting adalah Software Accounting yang digunakan untuk membantu proses pembukuan akuntansi sesuai sistem akuntansi yang berlaku di Indonesia.

-   Mass Accounting          
 
            Manajemen Efisiensi pada pemakaian software lebih baik dari pada yang lain.

-   Krishand General Ledger / GL

            Krishand General Ledger merupakan software akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi jurnal dan menghasilkan laporan keuangan seperti Buku Besar, Neraca, Laba/Rugi, dll.

SUMBER:
-   MYOB Acounting
-   Microsoft Excel
-   Bee Accounting
-   Mass Accounting
-   Krishand General Ledger / GL



NAMA             : ASEP SOLEHUDIN
NPM                : 31111244
KELAS            : 3DB09


JELASKAN PENGERTIAN DAN TUJUAN DARI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

1. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

          Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Pengertian Sistem Informasi menurut para ahli

Menurut Bodnar dan Hopwood (2006), yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf menyatakan bahwa, “Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya ke dalam informasi, informasi tersebut dikomunikasikan kepada para pembuat keputusan.”

Menurut Barry E. Cushing yang dikutip dan dialih bahasakan oleh La Midjan & Azhar Susanto (2003) mengatakan bahwa, “Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data.”

Menurut Nugroho Wdjajanto (2001) menyatakan bahwa : “Sistem informasi akuntansi adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen.”

Menurut La Midjan dan Azhar Susanto (2001) menyatakan bahwa: “Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem pengolahan data akuntansi yang merupakan koordinasi dari manusia, alat dan metode yang berinteraksi secara harmonis dalam suatu wadah organisasi yang terstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan dan informasi akuntansi manajemen yang berstruktur pula.”

Sedangkan menurut Romney&Steinbart (2000) Sistem informasi akuntansi adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi.

2. Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

 Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997). Mendefinisikan sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.


SUMBER :
Bodnar, Goerge H. dan William S. Hopwood. 2006. Sistem Informasi Akuntansi, Edisi 9. Yogyakarta : ANDI.
La Midjan, dan Azhar Susanto. 2000. Sistem Informasi Akuntansi 1, Edisi Keenam : Lembaga Informasi Akuntansi.
Narko. 2007. Sistem Akuntansi, Edisi Kelima. Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusantara.
Nugroho Widjajanto. 2001. Sistem Informasi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti : Erlangga.
Romney, Marshall B., Stembart, Paul John. Accounting Information System (8th ed.). New Jersey : Prentice Hall. 2000.
Referensi :

NAMA             : ASEP SOLEHUDIN
NPM                : 31111244

KELAS           : 3DB09

Rabu, 10 Juli 2013

TUGAS PEMROGRAMAN BERBASIS WEB

Input:
<?php
$host="localhost";
   $user="root";
   $pass="";
   $db="tugas";
   $sambung=mysql_connect($host,$user,$pass);
   mysql_select_db($db,$sambung);
?>
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>Untitled Document</title>
</head>
<style type: "text/css">
#wrapper {
            width:800px;
            height: auto;
            margin-left:auto;
            margin-right: auto;
            padding: 25px;         
}

table {
            margin-left: auto;
            margin-right: auto;  
}

</style>
<body>
<div id="wrapper">

<center>FORUM SISWA</center>
<p>&nbsp;</p>
<?php
if($_POST['doSimpan'] == 'Simpan')
{
$nm_lgkp=$_POST['nm_lgkp'];
$nm_pgl=$_POST['nm_pgl'];
$kelas=$_POST['kelas'];
$alamat=$_POST['alamat'];
$agama=$_POST['agama'];
$j_kel=$_POST['j_kel'];
$hobi=$_POST['hobi'];
if(empty($err)) {
$sql_insert = "INSERT into `tb_tugas`
  (nm_lgkp,nm_pgl,kelas,alamat,agama,j_kel,hobi) values  ('$nm_lgkp','$nm_pgl','$kelas','$alamat','$agama','$j_kel','$hobi')";
                       
mysql_query($sql_insert) or die("Insertion Failed:" . mysql_error());
echo "<div align='center'><strong><font color=red size=5>Data berhasil disimpan</font></strong></div>";
}
}
?>
<form method="post" action="tugas_2.php">
<table>

<?php 
            if(!empty($err))  {
    echo "<div class=\"msg\">";
    foreach ($err as $e) {
    echo "* $e <br>";
            }
    echo "</div>";       
           }
?>
<tr>
<td>
  Nama lengkap :</td><td>  <input type="text" name="nm_lgkp" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;" />
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Nama Panggilan :</td><td>  <input type="text" name="nm_pgl" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;" />
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Kelas :</td><td>  <input type="text" name="kelas" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;" />
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Alamat :</td><td>  <textarea name="alamat" id="textarea" cols="45" rows="5" style="border: #ccc 1px solid;"></textarea>
</td>
</tr>
<tr>
<td>Agama :</td><td>
<select name="agama" id="select" style="width:150px; height:30px; border: #ccc 1px solid;">
<option>Islam</option>
<option>Kristen</option>
<option>Hindu</option>
<option>Budha</option>
</select>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
Jenis kelamin :</td><td>
  <input type="radio" name="j_kel" value="Laki" />Laki-laki
  <input type="radio" name="j_kel" value="Perempuan" />Perempuan
</td>
</tr>
<tr>
<td>
  Hobi :</td><td>
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="Futsal" /> Futsal
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="Game" /> Game
  <p></p>
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="Berenang" /> Berenang
  <input type="checkbox" name="hobi" id="checkbox" value="browsing" /> Browsing
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<input name="doSimpan" type="submit" id="doSimpan" value="Simpan" style="width:125px; height:30px; text-align:center; background:#06F; color:#fff;" />
</td>
<td></td>
</tr>
</table>
</form>
<p>&nbsp;</p>

<table style="margin-left:0px; margin-top:50px;">
<tr>
<th>Nama lengkap</th>
<th>Nama Panggilan</th>
<th>Kelas</th>
<th>Alamat</th>
<th>Agama</th>
<th>Jenis kelamin</th>
<th>Hobi</th>
<th>aksi</th>
</tr>
<?php
$query = "select * from tb_tugas order by id desc limit 10";
$hasil = mysql_query($query, $sambung) or die(mysql_error());
//$no = 0;
while ($buff = mysql_fetch_array($hasil)){
//$no++;
?>
<tr>
<td><?php echo $buff['nm_lgkp']; ?></td>
<td><?php echo $buff['nm_pgl']; ?></td>
<td><?php echo $buff['kelas']; ?></td>
<td><?php echo $buff['alamat']; ?></td>
<td><?php echo $buff['agama']; ?></td>
<td><?php echo $buff['j_kel']; ?></td>
<td><?php echo $buff['hobi']; ?></td>
<td><a href="delete.php?id=<?php echo $buff['id']; ?>" onclick="return confirm('Apakah anda
yakin?')">Delete</a></td>
</tr>
<?php
};
mysql_close($sambung);
?>
</table>
</form>
</div>
</body>

</html>

Output:

Nama             : Asep Solehudin
NPM               : 31111244
Kelas             : 2DB09

 
Editing by Nubito Hacker